Glade Bridge

Lokasi: Beranda / Kesehatan / Prabowo: Pakar Ramalkan RI Negara Ke-4 Terkaya di Dunia Tahun 2045

Prabowo: Pakar Ramalkan RI Negara Ke-4 Terkaya di Dunia Tahun 2045

Presiden Prabowo Subianto menyebut para pakar di kancah dunia memprediksi Indonesia akan tumbuh menjadi negara keempat terbesar dan terkaya di dunia. Merujuk ramalan tersebut, posisi Indonesia bahkan disebut bakal berada di atas Jepang dan sejumlah negara maju lainnya.

"Saudara-saudara, banyak pakar di dunia sudah meramalkan bahwa pada tahun 2045 sampai 2050, Indonesia akan menjadi negara keempat terbesar dan terkaya di dunia," kata Prabowo saat memimpin Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat .

Masih merujuk pada prediksi para pakar tersebut, Prabowo menyebut China akan menjadi negara dengan perekonomian terbesar pada 2050. Di sisi lain, negara-negara seperti Inggris, Prancis, dan Brasil juga diproyeksikan berada di bawah Indonesia.

"Tahun 2050 China nomor satu, Amerika nomor dua, India nomor tiga, Indonesia nomor empat. Nanti tahun 2075 India naik. Kita? Kita okelah ya, keempat di dunia, boleh tidak?" ujar Prabowo di hadapan para hadirin.

"Kita nanti tahun 2040 atau 2050 berada di atas Jepang, di atas Inggris, Brasil, dan Prancis. Makanya kita sekarang harus siap," sambungnya.

Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pemerintah bersama seluruh elemen bangsa harus mulai menyiapkan target besar tersebut sejak dini.

"Tahun 2050 itu 25 tahun lagi. Jadi anak-anak yang sekarang berumur 10 tahun, yang masih di SD, nanti 25 tahun lagi mereka berumur 35 tahun. Merekalah yang akan memimpin bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak mengurus anak-anak itu, bagaimana kita bisa menjadi negara keempat terbesar di dunia? Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan," tegas Prabowo.

Simak Video 'Prabowo Kutip Ramalan Pakar: Tahun 2050 China Negara Nomor 1, AS 2, RI 4':

[Gambas:Video 20detik]

Artikel Terkait

  1. Presiden Iran Akui Sedang Hadapi Perang Skala Penuh Lawan AS
  2. Rumah Argentina Berdiri di Pesisir Polewali Mandar, Kisah Fanatisme Yusuf untuk Tim Tango
  3. Bukayo Saka Jawab Keraguan Thomas Tuchel Usai Hattrick ke Gawang Perancis
  4. Praperadilan Piche Kota Dikabulkan, Kuasa Hukum Rivel Sila Soroti Perbedaan Putusan
  5. Meski Likuiditas Ketat, Dana Kelolaan Nasabah Prioritas DBS Tumbuh 13 Persen
  6. Disalurkan di Kopdes, Prabowo: Barang Subsidi Milik Rakyat, Tidak Diperdagangkan
  7. OTT KPK, Pemkab Lombok Barat Pastikan Administrasi Pemerintahan Tetap Berjalan
  8. Harga Buyback Emas Antam, Galeri 24, dan UBS 18 Juli 2026 Turun

Copyright © Glade Bridge · Glade Bridge · sitemap ·